Special Plan: Pelatih Pelita Jaya sebut timnya bermain solid saat tekuk Dewa United
Pelatih Pelita Jaya Puji Konsistensi Tim di Semifinal IBL 2026
Special Plan – Dalam pertandingan semifinal IBL 2026 yang berlangsung di GMSB, Jakarta, pada Senin (11/6), Pelita Jaya berhasil memperoleh kemenangan berharga dengan skor 93-79 menghadapi Dewa United. Hasil ini menarik perhatian pelatih tim, David Singleton, yang mengapresiasi upaya pemain dalam menjaga kualitas permainan sepanjang pertandingan. Menurutnya, timnya menunjukkan koordinasi yang matang, baik saat bertahan maupun menyerang, sehingga mampu meraih hasil yang memuaskan.
Permainan Terjaga Meski Berhadapan dengan Lawan Kuat
Singleton mengakui bahwa Dewa United adalah lawan yang tangguh, namun timnya tetap mampu menampilkan performa konsisten. “Kami memperoleh kemenangan ini karena seluruh pemain saling mendukung dan menjalankan strategi dengan baik,” jelas pelatih asal Amerika Serikat itu. Ia menambahkan, keberhasilan tersebut terutama terjadi di kuarter kedua dan ketiga, ketika timnya mampu mengontrol ritme pertandingan dan memperkecil ruang gerak lawan.
“Saya sangat senang melihat para pemain saling memahami rencana permainan dan berkomunikasi secara efektif, baik dalam pertahanan maupun serangan,” ujar Singleton setelah pertandingan selesai.
Jeff Withey dan Tim Bukan Hanya Bertahan, Tapi Menyerang Efektif
Dalam laga ini, Jeff Withey dan rekan-rekannya menunjukkan dominasi yang signifikan. Konsistensi dari pemain inti tersebut menjadi kunci untuk mengamankan poin penting. Singleton menyoroti peran Jeff Withey, yang selama pertandingan tetap stabil dalam membangun serangan dan memperkuat pertahanan. “Dewa United adalah tim yang bermain agresif, tapi kami mampu menyesuaikan diri dan tetap mengontrol permainan,” kata pelatih.
Kerja Sama yang Lebih Baik di Kuarter Akhir
Kemenangan Pelita Jaya juga didukung oleh kerja sama antar pemain yang semakin solid, terutama di dua kuarter terakhir. “Kerja tim di sisa pertandingan sangat menentukan, karena kami mampu mempertahankan dominasi bola dan mengurangi kesalahan,” jelas Singleton. Strategi defensif yang ketat serta eksekusi serangan yang tepat sasaran membuat timnya mampu meraih hasil maksimal. “Ini membuktikan bahwa komunikasi dan eksekusi yang baik adalah elemen penting dalam menghadapi lawan berkelas,” tambahnya.
Pemain Asing dan Lokal Berkontribusi dalam Kemenangan
Pelita Jaya juga memperoleh dukungan dari kombinasi pemain asing dan lokal. Singleton mengatakan, keberagaman komposisi tim menjadi kekuatan tambahan. “Kami memperhitungkan bahwa pemain asing bisa memberikan intensitas dalam serangan, sementara pemain lokal mampu mengatur ritme permainan di bagian pertahanan,” ujarnya. Kehadiran pemain-pemain yang memiliki keahlian berbeda menciptakan dinamika yang seimbang, sehingga tim bisa mengatasi berbagai situasi pertandingan.
Perrin Buford: Tim Menjalankan Instruksi dengan Baik
Selain Singleton, small forward Pelita Jaya, Perrin Buford, juga memberikan penilaian positif terhadap performa tim. “Semua pemain bermain sesuai instruksi pelatih, dan ini terbukti melalui hasil yang diraih,” katanya. Buford sendiri mencatatkan pencapaian luar biasa dalam pertandingan ini dengan mencetak triple-double sebanyak 28 poin, 12 rebound, dan 12 assist. “Kami memperkuat posisi papan, menembak tepat sasaran, dan juga bermain defensif dengan baik. Semua faktor ini membawa kami ke kemenangan,” tambahnya.
Perjalanan Semifinal Masih Panjang
Kedudukan seri saat ini masih imbang 1-1, sehingga Pelita Jaya harus tetap waspada untuk pertandingan selanjutnya. Dalam seri best-of-five, dua pertandingan berikutnya akan diadakan di Dewa United Arena, Kota Tangerang, Banten, pada Kamis (11/6) dan Sabtu (13/6), pukul 19.00. “Setelah ini, kami akan bertandang ke kandang mereka dan berusaha meraih dua kemenangan lagi,” ujar Buford. Ia menegaskan bahwa tim tetap optimis meski tahu lawan akan memberikan perlawanan sengit.
David Singleton juga memberikan harapan besar terhadap timnya. “Kami belum menyelesaikan pertandingan, dan permainan seperti yang kami harapkan masih bisa ditingkatkan,” kata pelatih tersebut. Ia menilai bahwa permainan solid yang ditunjukkan dalam laga ini bisa menjadi dasar untuk menghadapi babak final. “Pertahanan kami kuat, tapi masih ada ruang untuk pengembangan lebih lanjut, terutama dalam mengelola kelelahan pemain di kuarter akhir,” tambahnya.
Target Menang di Kandang Dewa United
Singleton menyoroti pentingnya pertandingan berikutnya, terutama karena Dewa United akan menjadi lawan yang lebih rumit di kandang mereka. “Kami harus tetap fokus dan memperbaiki kelemahan yang ada, agar bisa menang dua kali beruntun,” katanya. Berdasarkan rencana, Pelita Jaya akan berusaha memastikan dominasi di laga kandang, yang menjadi keuntungan besar bagi tim. “Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan kami secara maksimal,” ujar pelatih tersebut.
Sementara itu, keberhasilan Pelita Jaya dalam mengatasi Dewa United juga menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan performa di babak final. Singleton berharap semua pemain bisa tetap menjaga fokus dan konsistensi, terutama di situasi tekanan tinggi. “Pemain muda kami harus terus belajar, sementara pemain senior diharapkan menjadi pilar utama dalam mengarahkan permainan,” tuturnya. Dengan langkah strategis yang tepat, pelatih yakin Pelita Jaya bisa melangkah lebih jauh dan menantang tim-tim kuat lainnya di IBL 2026.
Pertandingan semifinal kedua ini menjadi momen penting bagi Pelita Jaya untuk menunjukkan kualitasnya. Kemenangan atas Dewa United tidak hanya menciptakan keimbangan dalam seri, tetapi juga memperkuat mental tim sebelum menghadapi babak final. Singleton menegaskan bahwa seluruh pemain berperan aktif dalam membangun momentum positif, dan ia yakin hal ini akan berlanjut hingga akhir musim. “Kami memiliki potensi besar, dan hasil ini adalah bukti bahwa tim kami mampu menyelesaikan tugas dengan baik,” pungkas pelatih asal Amerika Serikat itu.
