Main Agenda: Prabowo dikabarkan reshuffle kabinet, Bahlil: Nanti kita lihat saja
Prabowo dikabarkan reshuffle kabinet, Bahlil: Nanti kita lihat saja
Bahlil Lahadalia Beri Respons Terhadap Isu Reshuffle Kabinet
Jakarta – Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, memberikan pernyataan mengenai kabar reshuffle kabinet oleh Prabowo hari ini. Ia meminta wartawan menunggu informasi lebih lanjut sebelum mengambil kesimpulan.
“Ya nanti kita lihat saja,” ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Bahlil menyampaikan ucapan tersebut setelah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto. Saat ditanya tentang pembahasan perombakan kabinet dengan Presiden, ia mengatakan tidak semua hal harus disampaikan ke publik.
“Ada semuanya harus disampaikan, ada semuanya yang tidak perlu disampaikan ya,” tambahnya.
Qodari Tekankan Prerogatif Presiden dalam Perubahan Susunan Kabinet
Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menegaskan bahwa reshuffle kabinet adalah hak prerogatif Presiden. Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan Kepala Negara.
“Itu semua prerogatif Presiden,” kata Qodari saat dihubungi ANTARA, Senin siang.
Qodari meminta publik bersabar dan menunggu perkembangan dari Presiden. Ia menyampaikan bahwa perubahan susunan pejabat kabinet akan diumumkan secara resmi.
“Kita tunggu saja perkembangan dari Bapak Presiden ya,” ucapnya.
Teddy Minta Media Bersabar Terkait Reshuffle Kabinet
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga memberikan tanggapan terhadap isu reshuffle. Ia meminta awak media tetap tenang dan menunggu keputusan lebih lanjut.
“Tunggu saja,” kata Seskab Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4).
Riwayat Reshuffle Kabinet Selama Pemerintahan Prabowo
Presiden Prabowo telah melakukan empat kali perombakan kabinet sejak memulai masa pemerintahannya. Pertama, pada 19 Februari 2025, ia melantik Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Selain itu, Muhammad Yusuf Ateh diangkat sebagai Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dengan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BPKP. Amalia Adininggar Widyasanti menjadi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), sementara Nugroho Sulistyo Budi menjabat Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Perombakan Kabinet pada Jilid Kedua dan Ketiga
Pada reshuffle kedua, 8 September 2025, Prabowo menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Ia juga melantik Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi.
Di jilid ketiga, 17 September 2025, Djamari Chaniago diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, menggantikan Budi Gunawan. Erick Thohir menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga, menggantikan Dito Ariotedjo.
Perubahan Struktur Pemerintahan pada Reshuffle Keempat
Pada reshuffle keempat, 8 Oktober 2025, Prabowo melantik Benjamin Paulus Octavianus sebagai Wakil Menteri Kesehatan dan Akhmad Wiyagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri. Anggito Abimanyu diangkat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Di sektor BUMN, Dony Oskaria menjadi Kepala BP BUMN, dengan Aminudin Maruf dan Teddy Barata sebagai Wakil Kepala BP BUMN. Dirgayuza Setiawan dan Agung Gumilar Saputra masing-masing menjabat Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Data Strategis. Velix Wanggai seb…
