Bisnis

IHSG ditutup melemah seiring pasar hati-hati “wait and see” RDG BI

ihsg-ditutup-menguat-6594-poin-2836672
Foto : Richard Garcia - indocrowdfunding.com
Daftar Isi
  1. IHSG Ditutup Melemah Seiring Pasar Menanti RDG BI
  2. Sentimen Global Turut Mewarnai Perdagangan Saham
  3. FAQ Pergerakan IHSG
  4. Related Reading

IHSG Ditutup Melemah Seiring Pasar Menanti RDG BI

Indocrowdfunding.com – IHSG ditutup melemah seiring pasar mengambil sikap hati-hati atau wait and see menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada pekan ini. Pada penutupan perdagangan Senin sore, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) turun 56,43 poin atau 0,88 persen ke level 6.384,73.

Sejalan dengan pergerakan indeks utama, kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 juga terkoreksi 5,96 poin atau 0,93 persen dan berakhir di posisi 634,29. Sikap investor yang cenderung berhati-hati dipengaruhi perhatian pasar terhadap keputusan suku bunga BI dalam RDG yang berlangsung pada 22-23 September 2026.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus atau Nico, menyampaikan bahwa keputusan BI menjadi perhatian karena diambil di tengah kebijakan bank sentral besar dunia. The Fed, European Central Bank (ECB), dan Bank of Japan (BoJ) sebelumnya secara kompak menaikkan suku bunga untuk meredam lonjakan inflasi yang dipicu krisis energi.

“Menariknya, keputusan BI diambil di tengah momentum The Fed, Europan Central Bank (ECB), dan Bank of Japan (BoJ) yang secara kompak menaikkan suku bunga untuk meredam lonjakan inflasi akibat krisis energi,” ujar Nico dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Sentimen Global Turut Mewarnai Perdagangan Saham

Pelaku pasar domestik menantikan respons BI setelah The Fed, BoJ, dan ECB menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada September 2026. Kondisi tersebut membuat IHSG ditutup melemah seiring pasar memilih untuk mencermati arah kebijakan moneter berikutnya sebelum mengambil posisi investasi yang lebih agresif.

Dari luar negeri, bursa Asia justru memperoleh dukungan dari indikasi meningkatnya upaya diplomatik untuk menyelesaikan konflik serta memulihkan aliran energi di Timur Tengah. Harga minyak dunia yang terus menurun juga menjadi salah satu faktor yang diperhatikan investor.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan adanya kemungkinan bertemu Presiden Iran Masoud Pezeshkian di sela Sidang Umum PBB. Trump juga disebut mungkin bertemu dengan pemimpin Teluk Persia lainnya. Sementara itu, Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani mendorong negara-negara Teluk untuk bekerja sama demi memulihkan stabilitas di kawasan.

Pasar juga memperkirakan bank sentral China atau People’s Bank of China (PBOC) mempertahankan suku bunga pinjaman acuannya untuk bulan ke-16 berturut-turut pada level terendah sepanjang masa. Suku bunga pinjaman utama atau loan prime rate (LPR) tenor satu tahun tetap berada di 3,0 persen, sedangkan LPR lima tahun dipertahankan pada 3,5 persen.

Pergerakan Sektoral dan Aktivitas Transaksi

Pada perdagangan hari itu, IHSG sempat dibuka menguat sebelum bergerak ke wilayah negatif hingga penutupan sesi pertama. Tekanan berlanjut pada sesi kedua sehingga indeks bertahan di zona merah sampai akhir perdagangan. Pergerakan tersebut menegaskan bahwa IHSG ditutup melemah seiring pasar belum mendapat kepastian baru dari agenda RDG BI.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor mencatatkan penguatan. Sektor transportasi dan logistik naik paling tinggi sebesar 0,55 persen, disusul sektor kesehatan yang menguat 0,21 persen serta sektor properti yang naik 0,01 persen.

Di sisi lain, delapan sektor mengalami penurunan. Sektor infrastruktur terkoreksi paling dalam sebesar 1,38 persen, kemudian sektor barang konsumen primer turun 0,94 persen dan sektor energi melemah 0,93 persen. Saham CSMI, TRUE, BBSS, JAWA, dan AGAR menjadi saham dengan penguatan harga terbesar, sedangkan FORU, KICI, JARR, FPNI, dan DOOH mencatatkan pelemahan terbesar.

Frekuensi perdagangan saham mencapai 1,82 juta kali transaksi. Sebanyak 26,07 miliar lembar saham berpindah tangan dengan nilai transaksi Rp11,83 triliun. Terdapat 294 saham yang menguat, 372 saham melemah, dan 297 saham tidak berubah.

Di kawasan Asia, indeks Nikkei menguat 1,38 persen ke 65.018,95, Shanghai naik 0,97 persen ke 3.949,91, Hang Seng bertambah 1,18 persen ke 25.042,71, Kospi naik 1,65 persen ke 7.007,72, serta Straits Times menguat 0,34 persen ke 5.675,23.

FAQ Pergerakan IHSG

Mengapa IHSG melemah pada perdagangan ini?

IHSG melemah karena investor bersikap hati-hati menjelang RDG BI, di tengah perhatian terhadap kebijakan suku bunga bank sentral global dan perkembangan sentimen energi serta geopolitik.

Apa yang perlu diperhatikan investor setelah IHSG ditutup melemah seiring pasar berhati-hati?

Investor dapat mencermati keputusan RDG BI, arah suku bunga global, pergerakan harga minyak, serta respons sektor-sektor saham terhadap sentimen tersebut. Kondisi pasar yang berubah cepat membuat keputusan investasi perlu disesuaikan dengan profil risiko masing-masing.

Richard Garcia - indocrowdfunding.com

Richard Garcia - indocrowdfunding.com

Richard Garcia adalah spesialis teknologi crowdfunding yang memahami berbagai platform dan tools penggalangan dana online. Ia berpengalaman dalam integrasi sistem pembayaran, keamanan data, dan user experience. Di IndoCrowdfunding, ia membahas aspek teknis yang mendukung kesuksesan kampanye.