Lintas Kota

Bina Marga Jakpus targetkan penataan kabel udara sepanjang lima km

20261012_105559
Foto : Robert Martinez - indocrowdfunding.com
Daftar Isi
  1. Penataan Kabel Udara Jakarta Pusat Ditambah Lima Kilometer pada 2026
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Penataan Kabel Udara Jakarta Pusat Ditambah Lima Kilometer pada 2026

Indocrowdfunding.com – Upaya merapikan jaringan kabel udara di Jakarta Pusat akan terus diperluas sepanjang 2026. Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat menargetkan penanganan tambahan sekitar lima kilometer guna mengurangi potensi gangguan bagi pengguna jalan sekaligus memperbaiki tampilan ruang kota.

Program ini melanjutkan pekerjaan yang telah dimulai pada 2024. Hingga saat ini, panjang kabel udara yang telah ditata mencapai kurang lebih 15 kilometer. Penanganan berikutnya akan berjalan pada tahun ini dan diteruskan sesuai kebutuhan wilayah pada periode mendatang.

“Untuk yang saat ini sudah kita tangani itu sekitar 15 kilometer sejak 2024. Kita masih menambahkan lagi sekitar lima kilometer di tahun ini dan nanti akan berproses ke tahun depan,” kata Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat Muhammad Soleh.

Pemutusan Kabel di Kawasan Menteng

Salah satu kegiatan penataan dilakukan di Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat. Pada lokasi tersebut, petugas menargetkan pemutusan kabel udara dengan panjang sekitar 900 meter, termasuk di area Simpang Imam Bonjol.

Pekerjaan itu menyambung penanganan terdahulu yang panjangnya sekitar satu kilometer. Dengan tambahan kegiatan terbaru, total ruas kabel udara yang ditangani di kawasan tersebut mencapai kurang lebih 1,9 kilometer.

Pemutusan kabel bukan sekadar kegiatan teknis memotong jaringan yang terlihat di atas jalan. Tahap ini menjadi bagian dari proses penataan yang harus dilakukan secara hati-hati agar layanan telekomunikasi dan jaringan pihak terkait dapat dikelola dengan aman. Kegiatan di Jalan HOS Cokroaminoto melibatkan hingga 23 penyedia jaringan telekomunikasi.

Koordinasi juga dilakukan bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi atau Apjatel. Keterlibatan berbagai penyedia jaringan diperlukan karena kabel yang berada pada satu koridor jalan dapat berasal dari sejumlah operator berbeda.

Tiang Tidak Terpakai Akan Dicabut

Sesudah kabel diputus dan ditangani, tahapan berikutnya adalah pencabutan tiang yang sudah tidak lagi digunakan. Keberadaan tiang kosong atau kabel yang menjuntai dapat membuat koridor jalan tampak semrawut, terutama di kawasan dengan aktivitas kendaraan dan pejalan kaki yang padat.

Penataan ini juga berkaitan langsung dengan keselamatan. Kabel udara yang melintang rendah atau tidak tertata berisiko menghambat kendaraan dengan dimensi tinggi. Dengan pengelolaan yang lebih rapi, ruang di atas badan jalan dapat menjadi lebih aman bagi kendaraan yang melintas serta aktivitas pemeliharaan infrastruktur di sekitarnya.

Bagi warga dan pengguna jalan, perubahan yang paling mudah terlihat adalah lingkungan yang lebih tertib secara visual. Jalan-jalan utama di kawasan perkotaan tidak hanya berfungsi sebagai jalur mobilitas, tetapi juga membentuk wajah kota. Kabel dan tiang yang tidak lagi diperlukan dapat mengurangi kesan penuh pada pandangan di sepanjang ruas jalan.

Menjangkau Delapan Kecamatan

Penanganan kabel udara masih berlangsung di seluruh delapan kecamatan yang berada di wilayah Jakarta Pusat. Lokasi pekerjaan dipilih secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan dan prioritas penanganan pada masing-masing kawasan.

Selain koridor HOS Cokroaminoto dan Simpang Imam Bonjol, sejumlah area telah disiapkan untuk kegiatan lanjutan. Kawasan KH Mas Mansyur serta Jalan Kesehatan termasuk dalam lokasi yang direncanakan untuk mendapat penataan berikutnya.

Pendekatan bertahap memberi ruang bagi petugas untuk menyesuaikan pelaksanaan dengan kondisi setiap ruas. Karakter jaringan di satu jalan dapat berbeda dengan jalan lainnya, baik dari jumlah penyedia layanan, posisi kabel, maupun keberadaan tiang yang masih digunakan. Karena itu, penanganan perlu dilakukan secara terkoordinasi agar prosesnya tidak menimbulkan persoalan baru bagi pengguna ruang publik maupun penyelenggara jaringan.

Program ini tidak berhenti pada target lima kilometer tambahan pada 2026. Kebutuhan penataan akan terus dievaluasi di tahun-tahun selanjutnya, sejalan dengan prioritas wilayah Jakarta Pusat.

“Program penataan kabel udara akan berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya sesuai dengan kebutuhan dan prioritas penanganan di wilayah Jakarta Pusat,” katanya.

Dengan kelanjutan program tersebut, penataan kabel udara diharapkan tidak hanya mengurangi hambatan fisik di jalan, tetapi juga mendukung lingkungan perkotaan yang lebih tertata. Pekerjaan yang dilakukan secara konsisten di berbagai kecamatan menjadi bagian dari upaya menjaga kenyamanan dan keselamatan mobilitas di pusat kota.

Frequently Asked Questions

What is Bina Marga Jakpus targetkan penataan kabel?

Bina Marga Jakpus targetkan penataan kabel is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Bina Marga Jakpus targetkan penataan kabel matter?

Bina Marga Jakpus targetkan penataan kabel matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Robert Martinez - indocrowdfunding.com

Robert Martinez - indocrowdfunding.com

Robert Martinez adalah business development specialist yang berfokus pada kolaborasi antara sektor bisnis dan sosial. Ia telah membantu banyak organisasi membangun kemitraan strategis untuk mendukung kampanye crowdfunding. Di IndoCrowdfunding, Robert membahas peluang kolaborasi dan model pendanaan inovatif.