Pemkot Jakbar distribusikan 499 APAR untuk 404 RT di Tambora
Daftar Isi
Indocrowdfunding.com – Pemkot Jakbar distribusikan 499 APAR kepada 404 RT di Kecamatan Tambora sebagai langkah konkret memperkuat kesiapsiagaan kebakaran di kawasan permukiman padat. Pemerintah Kota Jakarta Barat, melalui Suku Dinas Gulkarmat, menyerahkan tabung alat pemadam api ringan (APAR) secara langsung ke tingkat rukun tetangga agar warga mampu melakukan penanganan awal sebelum petugas pemadam tiba. Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Suheri, menegaskan bahwa distribusi ini merupakan bagian dari upaya menutup kesenjangan sarana pencegahan dan penanggulangan kebakaran yang masih terasa di wilayah Tambora.
Penguatan Sarana Pencegahan Kebakaran di Tambora
Menurut Suheri, penyediaan sarana dan prasarana pencegahan kebakaran di Kecamatan Tambora hingga kini masih menghadapi sejumlah kekurangan. Selain 499 tabung APAR yang didistribusikan oleh Sudin Gulkarmat, terdapat pula 1.264 tabung APAR mandiri hasil program CSR yang tersebar di berbagai titik wilayah Tambora. Meskipun demikian, jumlah tersebut belum sepenuhnya memadai mengingat kepadatan penduduk dan jumlah bangunan di kawasan tersebut.
“Pemeriksaan, pemeliharaan, pengisian ulang, serta servis harus dilakukan secara berkala agar APAR dapat digunakan secara optimal ketika terjadi kebakaran,” ujar Suheri.
Suheri menekankan bahwa kepemilikan APAR saja tidak cukup. Setiap tabung perlu diperiksa secara rutin untuk memastikan tekanan gas masih dalam batas aman, selang tidak tersumbat, dan segel pengaman belum rusak. Tanpa pemeliharaan berkala, APAR berisiko gagal berfungsi saat dibutuhkan. Oleh karena itu, Pemkot Jakbar distribusikan 499 APAR bukan sekadar sebagai penyerahan barang, melainkan disertai imbauan agar pengurus RT dan warga melakukan pengecekan minimal setiap tiga bulan.
Di sisi ketersediaan sumber air, Suheri mengungkapkan bahwa wilayah Tambora saat ini baru memiliki satu hidran mandiri yang terletak di Kelurahan Duri Utara. Kondisi ini menjadi catatan penting karena operasi pemadaman skala besar sangat bergantung pada akses air yang memadai. Ia menambahkan bahwa penguatan sumber air pemadaman harus berjalan beriringan dengan penambahan sarana pemadam lainnya.
Kesiapan Masyarakat dan Peran Relawan Pemadam Kebakaran
Salah satu pilar utama strategi pencegahan kebakaran di Tambora adalah keberadaan Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR). Saat ini tercatat 488 personel REDKAR aktif di Kecamatan Tambora, dengan 30 orang berada di Kelurahan Duri Utara. Pada Tahun Anggaran 2026, pembinaan REDKAR dijadwalkan dilaksanakan di empat kelurahan agar kemampuan teknis para relawan terus meningkat.
Pembinaan tersebut mencakup simulasi pemadaman awal, penggunaan APAR secara benar, serta prosedur evakuasi warga. Tujuannya agar setiap relawan mampu melakukan tindakan awal yang tepat dalam hitungan menit pertama sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.
“Dari 96 RW di Kecamatan Tambora, sebanyak 79 RW telah mendapatkan sosialisasi. Sementara 17 RW lainnya masih perlu dituntaskan,” ucap Suheri.
Suheri juga menyampaikan bahwa Kecamatan Tambora akan menerima rencana tambahan distribusi sebanyak 142 tabung APAR. Dari jumlah tersebut, 18 tabung dialokasikan khusus untuk Kelurahan Duri Utara guna melengkapi pos-pos pemadam yang belum memiliki sarana memadai.
Tanya Jawab: APAR dan Pencegahan Kebakaran di Lingkungan RT
Apakah setiap RT wajib memiliki APAR? Secara regulasi, pemerintah daerah mendorong setiap RT di kawasan padat penduduk untuk memiliki minimal satu tabung APAR. Di Tambora, distribusi 499 tabung oleh Pemkot Jakbar ditujukan agar setiap RT memiliki akses langsung terhadap alat pemadam ringan tanpa harus menunggu bantuan dari luar.
Bagaimana cara mengecek kondisi APAR di rumah atau pos RT? Periksa tekanan pada manometer (jarum harus berada di zona hijau), pastikan selang tidak retak atau tersumbat, cek segel pengaman masih utuh, dan lihat tanggal kedaluwarga isi gas. Lakukan pengecekan visual minimal setiap tiga bulan dan bawa ke bengkel resmi untuk pengisian ulang jika tekanan menurun.
Siapa yang boleh menggunakan APAR dan kapan? Setiap warga dewasa yang telah mendapat sosialisasi dasar dapat menggunakan APAR untuk memadamkan api kecil pada tahap awal (fase pembakaran awal). Jika api sudah menyebar luas atau berada di ruang tertutup tanpa ventilasi, segera evakuasi dan hubungi pemadam kebakaran melalui nomor darurat 113.
Kapan jadwal pembinaan REDKAR berikutnya di Tambora? Pada Tahun Anggaran 2026, pembinaan REDKAR akan dilaksanakan di empat kelurahan di Kecamatan Tambora. Warga yang berminat menjadi relawan dapat menghubungi posko kelurahan setempat atau Sudin Gulkarmat Jakarta Barat untuk informasi pendaftaran dan jadwal pelatihan.