13 Korban Longsor TPST Bantargebang Ditemukan, Pencarian Ditutup

Bekasi, IDN Times – Setelah berhari-hari melakukan operasi, tim pencarian gabungan akhirnya menemukan seluruh 13 korban kecelakaan longsor sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Kantor SAR Jakarta melaporkan bahwa tujuh dari jumlah tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal.

“Seluruh korban dalam kejadian tersebut berjumlah 13 orang, di antaranya enam orang selamat dan tujuh meninggal,” ujar Desiana Kartika Bahari, Kepala Kantor SAR Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Dalam pencarian terakhir, korban ke-13 bernama Riki Supriadi ditemukan tewas di tengah tumpukan sampah pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Dengan ditemukannya korban terakhir, SAR menyatakan operasi pencarian telah selesai.

Identitas Korban

  • Enda Widayanti (Perempuan/25 tahun) – pemilik warung
  • Sumine (Perempuan/60 tahun) – pemilik warung
  • Dedi Sutrisno (Laki-laki) – sopir truk
  • Irwan Supriatin (Laki-laki) – sopir truk

Peristiwa Longsor Sampah

Insiden longsor terjadi pada Minggu (8/3/2026) di TPST Bantargebang, Kota Bekasi. Eko Uban, anggota Rescue Disdamkarmat, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi saat truk-truk sedang antri untuk mengangkut sampah.

“Pada saat truk sampah antre mau buang sampah, tiba-tiba tumpukan sampah longsor sehingga sopir yang antre tertimbun longsoran sampah,” kata Eko, Minggu.

Menurut laporan, selain sopir truk, pemilik warung dan warga sekitar juga terkena dampak. Longsoran sampah sempat menimbun kendaraan truk sebelum berhasil dievakuasi.