Trump sebut lebih baik AS yang pungut tarif lintas Selat Hormuz

Washington – Pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan bahwa lebih baik Amerika Serikat yang mengenakan tarif untuk kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz, dibandingkan Iran melakukan hal serupa. “Bagaimana kalau kita saja yang memungut biaya lintasnya? … Saya pikir kita saja yang melakukannya daripada mereka,” kata Trump dalam merespons pertanyaan wartawan mengenai kemungkinan Iran menetapkan tarif bagi kapal-kapal. “Kami punya konsepnya di mana kami yang memungut biaya,” tambahnya.

“Kami punya konsepnya di mana kami yang memungut biaya,” ucap Presiden AS.

Di akhir bulan Maret, seorang anggota komisi keamanan nasional dan politik luar negeri dari Parlemen Iran, Alaeddin Boroujerdi, menyatakan rencana pihaknya untuk menerapkan aturan baru mengenai pelayaran. Menurutnya, Teheran akan menjamin keamanan bagi kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz, tetapi dengan mengenakan biaya transit. Ia menjelaskan bahwa tidak ada kapal yang dapat melewati rute tersebut tanpa izin dari Iran.

Peristiwa ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa di kalangan warga sipil. Sebagai balasan, Teheran melakukan serangan terhadap wilayah Israel serta pangkalan militer AS di berbagai negara Timur Tengah, termasuk Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

Ketegangan antara kedua pihak mengakibatkan lalu lintas perkapalan di Selat Hormuz, jalur utama untuk pengiriman minyak dan LPG dari Teluk ke pasar global, terhenti total. Dampaknya, beberapa negara mengalami kenaikan harga bahan bakar.