DKI Mempersiapkan 25 Pompa Mobil Sebelum Proyek Pompa Besar di Ancol Selesai
Jakarta – Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta sedang menyiapkan 25 unit pompa mobil dengan daya besar guna menghadapi kemungkinan banjir sebelum penyelesaian pembangunan pompa raksasa di area Ancol. Kepala Dinas SDA, Ika Agustin, menjelaskan bahwa masing-masing perangkat memiliki kapasitas 1.000 liter per detik.
“Semuanya akan beroperasi secara mobile,”
katanya saat diwawancara di lokasi proyek Sistem Tata Air Rumah Pompa Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa.
Dalam upayanya mengatasi banjir rob di kawasan pesisir, Pemprov DKI juga akan menambah lima pompa besar di Ancol. Penambahan ini diharapkan memperkuat sistem pengendalian air, terutama di daerah rawan genangan seperti Pademangan dan Gunung Sahari. Sistem pompa yang ada di lokasi tersebut akan terhubung dengan fasilitas pusat di Sentiong Ancol, yang berkapasitas sekitar 40 meter kubik per detik atau 40.000 liter per detik.
Dengan integrasi tersebut, kapasitas total pengelolaan air di Ancol dan sekitarnya diperkirakan mencapai 80 meter kubik per detik atau 80.000 liter per detik. Ika menyebutkan proyek ini adalah bagian dari Jaktirta Project, yang akan dibangun di lima wilayah Jakarta. Pompa yang digunakan mengandalkan teknologi motor vertikal, dengan bantuan produsen internasional.
Nantinya, wilayah Ancol akan diubah menjadi area polder luas, mencakup sekitar 5.000 hektare. Air dari kawasan tersebut akan dialirkan langsung ke laut sebagai bagian dari sistem anti banjir terpadu. Proyek ini telah dimulai sejak Desember 2025 dan direncanakan siap beroperasi pada 2027. Selain itu, Pemprov DKI juga ingin sebagian sistem dapat difungsikan pada Mei 2027, tepat di hari ulang tahun Jakarta.
