Bupati Bogor ungkap potensi wisata sejarah dari jejak kolonial Puncak

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melakukan eksplorasi terhadap situs sejarah di wilayah Puncak, menemukan berbagai peluang untuk membangun wisata edukatif berbasis peninggalan masa kolonial. Lokasi yang menjadi fokus termasuk area Cisarua hingga Ciawi, yang menyimpan jejak penting dari masa pemerintahan Belanda.

Pelestarian Sebagai Fondasi Identitas Daerah

Dalam rangkaian ekspedisi sejarah, Rudy mengungkap bahwa pelestarian warisan masa lalu berperan krusial dalam memperkuat identitas daerah serta mendorong pengembangan wisata berorientasi pendidikan. Situs yang ditemukan mencakup makam tokoh nasional Dr M Goenawan Parto Widigdo dan kompleks makam Johannes van den Bosch, yang memiliki hubungan historis erat dengan perjalanan bangsa.

“Pelestarian sejarah menjadi bagian penting dalam membentuk identitas Kabupaten Bogor. Sejarah adalah akar yang menguatkan arah pembangunan kita ke depan,” ujarnya.

Rudy menekankan bahwa keberadaan situs-situs tersebut bukan hanya membawa nilai budaya, tetapi juga menjadi sumber daya ekonomi lokal yang bisa dikembangkan. Menurutnya, upaya ini bertujuan menjaga memori kolektif masyarakat serta menciptakan wawasan bagi generasi muda terhadap nilai-nilai luhur daerah.

Strategi Wisata Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten Bogor, lanjut Rudy, berencana menggali potensi wisata sejarah yang edukatif dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar sekaligus memperkuat citra daerah sebagai tempat berkembang yang tetap mengakar pada sejarahnya.