Pemkot Bandarlampung salurkan bantuan kepada warga terdampak banjir
Bandarlampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melakukan distribusi bantuan kepada warga yang terkena dampak banjir. Bantuan berupa beras 10 kilogram dan uang tunai Rp500 ribu diberikan per KK pada Selasa (14/4).
“Bantuan dari pemerintah akan didistribusikan secara merata ke seluruh wilayah yang terkena banjir,” kata WalinKota Eva Dwiana saat diwawancara di Bandarlampung, Rabu.
Wali Kota meminta tim kerjanya memastikan bantuan sampai ke warga yang benar-benar membutuhkan. “Setiap kelurahan terdampak akan mendapatkan bantuan. Kita harus bersama masyarakat, jangan sampai warga kesulitan,” tegasnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung, Idham Basyar Saputra, menjelaskan sekitar 5.800 KK menerima bantuan. Wilayah paling parah adalah Kecamatan Way Halim, Kedaton, Kedamaian, dan Tanjungkarang Pusat.
Menurut Idham, banjir yang terjadi Selasa (14/4) disebabkan oleh curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. “Laporan terdapat satu warga meninggal, tapi tidak ada laporan korban luka,” ujarnya.
Bencana di 16 Kecamatan
Dalam laporan BPBD, banjir memengaruhi 16 kecamatan, antara lain Kemiling, Sukarame, Tanjung Karang Barat, Panjang, Tanjung Karang Timur, Teluk Betung Selatan, Teluk Betung Utara, Rajabasa, Tanjung Senang, Sukabumi, Labuhan Ratu, Way Halim, Langkapura, Enggal, Kedamaian, dan Bumi Waras.
Eva Dwiana juga menyarankan warga di daerah rawan banjir pindah ke rusunawa. “Solusi jangka panjang bisa dengan mengontrak rumah susun sederhana, terutama bagi mereka yang tinggal di bantaran sungai,” katanya.
