Special Plan: China catat lonjakan konsumsi baru saat liburan Hari Buruh
China Catat Peningkatan Pengeluaran Selama Liburan Hari Buruh
Special Plan – Beijing – Zhao Hairui, seorang petualang yang telah menguasai beberapa puncak gunung berupa salju, mencoba olahraga baru, yaitu panjat es dalam ruangan, di sebuah pusat kebugaran di Chengdu, Sichuan. Ia datang dari kota tempat tinggalnya di bagian timur laut Tiongkok, membutuhkan waktu sekitar empat jam perjalanan. “Saya datang ke sini hanya untuk mencoba aktivitas ini,” kata Zhao. Pusat kebugaran tersebut, yang diresmikan pada awal tahun 2025, menjadi tempat pertama di Tiongkok yang menawarkan olahraga panjat es dalam ruangan, menurut laporan Xinhua.
Populer di Kalangan Generasi Muda
Di tengah liburan Hari Buruh (May Day) yang berlangsung selama lima hari, ICE PANDA menjadi pusat perhatian karena antusiasme pemuda. Aktivitas panjat es, biasanya dianggap sebagai olahraga yang terbatas, kini menarik perhatian banyak orang yang ingin mencoba pengalaman baru. Selama periode liburan, jumlah reservasi harian mencapai lebih dari 40 orang, hampir mendekati kapasitas maksimal. Sebanyak 60 persen dari pengunjung berasal dari luar Sichuan, menurut Wajie, pemimpin pusat tersebut.
“Banyak pengunjung datang membawa koper dan langsung mulai memanjat setelah menitipkannya di konter,” ungkap Wajie.
Berbeda dengan jalur yang lebih curam untuk para pendaki berpengalaman, ICE PANDA menyediakan lereng dengan tingkat kesulitan 60 derajat, yang cocok bagi pemula. “Pemula bisa memanjat bagian landai setelah mengikuti beberapa kali pelajaran,” tambahnya. Biaya satu sesi mencapai 498 yuan (Rp1.2536) atau sekitar 73 dolar AS, termasuk satu jam latihan, panduan pribadi, serta peralatan lengkap.
Kebutuhan Konsumen yang Berubah
Selama liburan, tuntutan konsumen terhadap pengalaman langsung mengalami peningkatan signifikan. Zhao menilai aktivitas ini layak dibayar meski harganya tergolong mahal. “Orang kini lebih suka menghabiskan uang untuk kegiatan yang bisa mereka nikmati secara langsung,” ujarnya. Pengalaman berpanjat es memberinya rasa pencapaian yang besar, sekaligus kelelahan yang terkendali setelah mencapai setiap tahap dengan bantuan instruktur.
Besides panjat es, tren bepergian bersama hewan peliharaan juga mengalami peningkatan. Menurut buku putih industri hewan peliharaan yang diterbitkan pada Januari 2025, sekitar 69 persen pemilik kucing dan anjing di kota-kota Tiongkok lahir pada dekade 1990-an atau 2000-an. Jumlah hewan peliharaan di daerah perkotaan mencapai 126 juta pada 2025, menunjukkan betapa populer aktivitas ini. Banyak pemilik hewan ingin mengikutkan mereka dalam perjalanan, termasuk saat liburan Hari Buruh.
Permintaan untuk Peralatan Sewa Menanjak
Dalam rangka liburan, permintaan terhadap sewa peralatan juga mengalami lonjakan. Platform penyewaan daring seperti rrzu.com mencatat peningkatan 58 persen pada pemesanan awal dibandingkan tahun sebelumnya. Peralatan seperti kamera, drone, gimbal genggam, dan lensa telefoto menjadi favorit. Sebagian besar pesanan berasal dari konsumen berusia di bawah 30 tahun, menurut data dari platform yang memiliki lebih dari 60 juta pengguna.
Kenaikan biaya sewa, sekitar 650 yuan untuk empat hari bagi kamera Sony full-frame beserta lensa, tidak mengurangi minat masyarakat. Penggunaan peralatan ini semakin dibutuhkan untuk menciptakan konten visual yang menarik selama liburan. Tren ini mencerminkan keinginan generasi muda untuk memperkaya pengalaman liburan dengan teknologi modern.
Pertumbuhan Industri Kecil tapi Cepat
Panjat es dalam ruangan, yang sebelumnya dianggap sebagai olahraga ceruk, kini menjadi bagian dari kebutuhan konsumen yang berkembang. Sejumlah data dari Administrasi Umum Olahraga Tiongkok menunjukkan bahwa hingga awal April 2025, lebih dari 400 juta orang berpartisipasi dalam olahraga luar ruangan, di mana kelompok usia muda dan paruh baya menjadi konsumen utama. Dengan adanya pusat seperti ICE PANDA, olahraga ini semakin mudah diakses, baik bagi penggemar tradisional maupun pemula.
Pembangunan infrastruktur olahraga terkait dengan kebutuhan masyarakat terhadap pengalaman menyenangkan juga terjadi di sektor hewan peliharaan. Perusahaan e-commerce Meione, yang menyiarkan langsung produk hewan peliharaan, menampilkan lebih dari 120 item pada siaran bertema hewan peliharaan. Tayangan tersebut menarik perhatian lebih dari 10 juta penonton, menunjukkan permintaan yang kuat terhadap produk yang mendukung kegiatan berlibur bersama hewan.
Pola Konsumsi yang Dalam Perubahan
Kenaikan permintaan untuk aktivitas yang melibatkan partisipasi langsung menunjukkan pergeseran pola konsumsi di Tiongkok. Masyarakat kini lebih tertarik pada pengalaman dibandingkan barang-barang statis. “Kami merespons keinginan masyarakat untuk perjalanan santai dan keinginan menyertakan hewan peliharaan dalam rencana liburan,” kata sumber dari Meione. Tren ini juga dipengaruhi oleh perubahan cara hidup generasi muda yang lebih mengutamakan kepuasan pribadi.
Liburan Hari Buruh yang diprediksi mencapai rekor 1,52 miliar perjalanan lintas daerah menunjukkan bahwa kebutuhan konsumen semakin beragam. Dari olahraga seperti panjat es hingga perjalanan bersama hewan peliharaan, industri kecil tetapi dinamis mulai mendapat tempat di tengah perekonomian Tiongkok. Dengan adanya fasilitas seperti ICE PANDA, aktivitas yang sebelumnya jarang dilakukan kini menjadi bagian dari rutinitas harian masyarakat kota.
Perusahaan penyewaan seperti rrzu.com, yang menyediakan peralatan untuk pengalaman liburan, menjadi penyeimbang permintaan akan barang-barang yang tidak selalu dimiliki. Tren ini menunjukkan bahwa konsumen kini lebih fleksibel dalam memenuhi kebutuhan mereka, baik melalui pembelian maupun sewa. “Saya melihat adanya kebutuhan untuk memperkaya pengalaman liburan, termasuk menyewa peralatan berkualitas,” tambah Wajie, yang juga menjelaskan bagaimana ICE PANDA menjadi tempat favorit untuk berlatih.
Dengan adanya perubahan ini, industri olahraga dan hiburan terus berkembang, mencerminkan dinamika sosial yang semakin kompleks. Tiongkok, yang dikenal sebagai “surga” bagi penggemar pendakian dan panjat gunung, kini menjadi pangkuan bagi berbagai aktivitas yang mendapat sambutan hangat dari kalangan muda. Fenomena ini menunjukkan bahwa konsumsi bukan hanya tentang kebutuhan dasar, tetapi juga tentang keinginan untuk mengeksplorasi sesuatu yang baru dan berbeda.
Penyewaan peralatan, misalnya, menjadi solusi bagi banyak orang yang ingin mencoba teknologi terbaru tanpa membeli secara permanen. “Peralatan ini bisa digunakan secara sementara, menjadikannya pilihan praktis untuk kebutuhan jangka pendek,” jelas sumber dari rrzu.com. Tren serupa juga terjadi di sektor hewan peliharaan, di mana pemilik menginvestasikan waktu dan uang untuk memastikan hewan mereka bisa ikut serta dalam perjalanan. Fenomena ini menunjukkan bagaimana konsumsi muda Tiongkok mulai membentuk pasar yang lebih beragam dan berorientasi pada kepuasan individu.
Dengan kombinasi antara olahraga kreatif, teknologi, dan hobi yang semakin populer, kebutuhan konsumen Tiongkok semakin tidak terduga. ICE PANDA dan platform penyewaan menjadi contoh bagaimana kebutuhan ini dijawab secara inovatif. “Aktivitas seperti ini memberi kesan yang unik dan menantang, terutama bagi generasi yang memprioritaskan pengalaman,” kata Wajie. Peningkatan permintaan untuk layanan serupa menunjukkan bahwa konsumsi bukan hanya tentang kuantitas, tetapi juga kualitas dan kesenangan yang dihasilkan.
