Key Issue: Luka Modric pimpin skuad timnas Kroasia untuk Piala Dunia 2026

Luka Modric pimpin skuad timnas Kroasia untuk Piala Dunia 2026

Key Issue – Jakarta – Luka Modric, kapten Tim Nasional Kroasia, kembali menjadi tokoh sentral dalam skuad yang akan mengikuti Piala Dunia 2026. Pelatih Zlatko Dalic secara resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang dipilih sebagai representasi negaranya, dengan Modric tetap berada di posisi paling depan. Ini menandai penampilan terakhir Modric dalam kompetisi tertinggi dunia, setelah ia berusia 40 tahun. Keputusan Dalic untuk mempertahankan seluruh nama dari daftar sementara yang diumumkan 18 Mei lalu menunjukkan kepercayaan penuh terhadap komposisi tim yang terbentuk. Hanya tujuh pemain cadangan yang dianggap tidak cukup kompetitif untuk masuk ke liga utama.

Pengalaman dan Harapan di Piala Dunia 2026

Modric, yang telah menjadi ikon sepak bola Kroasia sejak era kelimanya, dikenal sebagai motor permainan yang stabil. Ia akan memiliki kesempatan terakhir untuk memimpin timnas meraih gelar Piala Dunia, sekaligus membuktikan bahwa usia tidak menghalangi prestasi. Pemain yang telah memperoleh penghargaan Ballon d’Or 2018 ini sebelumnya membawa Kroasia mencapai final di Rusia 2018 serta memperoleh peringkat tiga di Qatar 2022. Kini, dengan posisi sebagai kapten, ia diharapkan memimpin perjalanan timnas dalam fase grup yang akan dihadapi di Amerika Utara.

Komposisi Skuad yang Seimbang

Skuad yang dipilih Dalic mencerminkan keseimbangan antara pengalaman dan kreativitas pemain muda. Di sektor pertahanan, Kroasia masih mengandalkan Josko Gvardiol dari Manchester City, yang dianggap sebagai tulang punggung lini belakang. Pelatih memperkuat posisi tersebut dengan beberapa pemain berpengalaman, seperti Duje Caleta-Car dari Real Sociedad dan Josip Sutalo dari Ajax. Selain itu, Luka Vuskovic, bek muda yang sedang menjalani peminjaman di Hamburg SV, juga diberikan tempat. Kehadirannya diharapkan bisa memberi dinamika baru dan kekuatan pertahanan yang lebih ketat.

Strategi Dalic: Menggabungkan Legacy dan Potensi

Dalic berupaya menciptakan tim yang bisa menggabungkan warisan sejarah dan talenta baru. Di lini tengah, Modric tetap menjadi pusat perhatian, didampingi oleh gelandang-gelandang berpengalaman seperti Mateo Kovacic (Manchester City), Mario Pasalic (Atalanta), dan Nikola Vlasic (Torino). Beberapa nama lain seperti Luka Sucic (Real Sociedad) dan Martin Baturina (Como) juga masuk ke daftar. Di sektor depan, Kroasia masih menempatkan pemain senior seperti Ivan Perisic (PSV Eindhoven) dan Andrej Kramaric (Hoffenheim), yang akan diimbangi oleh penyerang muda seperti Ante Budimir (Osasuna), Marco Pasalic (Orlando City), serta Petar Musa (FC Dallas). Igor Matanovic dari Freiburg menjadi bagian dari kekuatan serangan yang diharapkan bisa mengubah momentum di babak pertandingan.

Tantangan dalam Grup L

Kroasia tergabung di Grup L, yang dianggap sebagai salah satu grup paling sulit di Piala Dunia 2026. Mereka akan menghadapi Inggris, Ghana, dan Panama dalam babak penyisihan grup. Tim-tim ini memiliki kekuatan fisik dan teknik yang bisa menjadi ancaman serius bagi Kroasia. Dengan komposisi yang terdiri dari pemain berpengalaman dan pengganti muda, Dalic berharap timnas bisa menemukan konsistensi sepanjang turnamen. Ini juga menjadi ujian bagi keterampilan Modric dalam memimpin tim dengan kondisi yang berubah cepat.

Daftar Pemain Timnas Kroasia untuk Piala Dunia 2026

Berikut adalah daftar lengkap skuad yang terpilih berdasarkan Federasi Sepak Bola Kroasia:

  • Kiper: Dominik Livakovic (Dinamo Zagreb), Dominik Kotarski (Copenhagen), Ivor Pandur (Hull City).
  • Bek: Josko Gvardiol (Manchester City), Duje Caleta-Car (Real Sociedad), Josip Sutalo (Ajax), Josip Stanisic (Bayern Munich), Marin Pongracic (Fiorentina), Kristijan Jakic (Augsburg), Martin Erlic (Midtjylland), Luka Vuskovic (Hamburg SV).
  • Gelandang: Luka Modric (Milan), Mateo Kovacic (Manchester City), Mario Pasalic (Atalanta), Nikola Vlasic (Torino), Luka Sucic (Real Sociedad), Martin Baturina (Como), Petar Sucic (Inter Milan), Nikola Moro (Bologna), Toni Fruk (Rijeka).
  • Penyerang: Ivan Perisic (PSV Eindhoven), Andrej Kramaric (Hoffenheim), Ante Budimir (Osasuna), Marco Pasalic (Orlando City), Petar Musa (FC Dallas), Igor Matanovic (Freiburg).

Kontribusi Modric dalam Strategi Tim

Kehadiran Modric menjadi faktor kunci dalam keberhasilan Kroasia menembus babak final pada edisi 2018 dan 2022. Meski usianya memasuki tahun ke-40, ia masih menunjukkan kemampuan teknik dan pengalaman yang memadai. Di Piala Dunia 2026, Dalic berharap Modric bisa memimpin dengan kepercayaan diri dan konsistensi, sambil mengarahkan permainan untuk menghadapi lawan-lawan kuat. Beberapa pemain seperti Mateo Kovacic dan Mario Pasalic, yang telah terbukti dalam kompetisi elit Eropa, akan menjadi bagian dari struktur tim yang solid. Kombinasi antara pemain senior dan talenta baru, seperti Vuskovic, menjadi harapan besar untuk menembus babak final kembali.

Harapan dan Persiapan untuk Turnamen Besar

Piala Dunia 2026 akan menjadi momen penting bagi Kroasia. Dengan kekuatan lini belakang yang kuat dan serangan yang terstruktur, Timnas diharapkan bisa menunjukkan permainan yang lebih baik. Namun, tantangan dari grup L tidak bisa dipandang remeh. Inggris, sebagai salah satu tim kuat di Eropa, menjadi lawan yang mengancam. Ghana dan Panama, meski dianggap sebagai tim yang lebih lemah, tetap memiliki potensi untuk menciptakan kejutan. Dengan skuad yang telah diumumkan, Dalic dan timnya akan mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi fase pertandingan yang berat. Modric, sebagai kapten, diberikan tanggung jawab besar dalam menginspirasi permainan dan memberi kepercayaan pada rekan-rekan satu tim.

Perspektif di Masa Depan

Keputusan Dalic untuk mempertahankan skuad yang sama mengisyaratkan bahwa ada kepercayaan penuh pada pemain yang telah membangun kekuatan Kroasia selama beberapa tahun terakhir. Meski ada kekhawatiran mengenai usia Modric, tim ini dianggap memiliki potensi untuk meraih kesuksesan. Pemain seperti Josko Gvardiol dan Luka Vuskovic, yang berada di usia muda, diharapkan bisa menjadi penopang baru di era pertandingan yang semakin kompetitif. Dengan dukungan pelatih dan kepercayaan publik, Kroasia berharap bisa menembus babak final lagi, sekaligus