New Policy: Baznas buka layanan kesehatan gratis untuk warga Parigi Moutong
Baznas Terapkan New Policy: Buka Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Parigi Moutong
New Policy – Sebagai bagian dari New Policy yang dicanangkan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menggelar layanan kesehatan gratis di halaman Kantor Bupati. Kebijakan ini dirancang untuk memberikan dukungan medis kepada warga yang terdampak gempa bumi, terutama dalam pemulihan kondisi fisik mereka. Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Baznas, Idy Muzayyad, mengatakan bahwa New Policy ini menjadi bagian dari upaya Baznas menyalurkan dana zakat secara lebih cepat dan efisien untuk kebutuhan darurat masyarakat.
Pelaksanaan Layanan Kesehatan Berjalan
Layanan kesehatan gratis yang dimulai pada Rabu (17/6) tersebut bertujuan mempercepat pemulihan pasca-bencana. Dengan menyasar warga yang berada di area terdampak gempa, Baznas berupaya memberikan akses layanan medis yang lebih mudah dijangkau. Kegiatan ini mencakup pemeriksaan kesehatan, pengobatan, dan edukasi tentang cara menjaga kesehatan tubuh. “New Policy ini bukan hanya mengenai pelayanan, tetapi juga peningkatan kesadaran warga terhadap pentingnya kesehatan dalam masa pemulihan,” jelas Idy dalam pernyataannya.
Dalam kegiatan tersebut, tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya memberikan layanan langsung kepada warga. Jenis pelayanan meliputi pemeriksaan ISPA, hiperkolesterol, hipertensi, dan diabetes. Idy menekankan bahwa kelompok lansia serta penderita penyakit penyerta menjadi prioritas dalam edukasi kesehatan, karena mereka lebih rentan terhadap komplikasi akibat stres dan perubahan lingkungan pengungsian.
Manfaat dan Tujuan New Policy
Layanan kesehatan gratis ini menjadi bukti bahwa New Policy Baznas terus berupaya meningkatkan kualitas bantuan sosial berbasis zakat. Selain menangani kebutuhan darurat, kebijakan ini juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sehari-hari. “New Policy ini menggabungkan kepedulian sosial dengan sistem distribusi zakat yang lebih terarah,” tutur Idy dalam keterangan resmi yang diterbitkan di Jakarta, Kamis.
Dengan adanya RSB (Rumah Sehat Baznas), warga yang tinggal di area bencana dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa mengeluarkan biaya. Layanan ini memberikan penekanan pada aksesibilitas, karena pada masa pengungsian, fasilitas medis seringkali sulit dijangkau. Baznas berharap New Policy ini menjadi contoh untuk program serupa di daerah lain, terutama yang mengalami bencana alam.
Sebagai bagian dari New Policy, Baznas juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak berwenang dan masyarakat dalam pemulihan. Kegiatan ini tidak hanya memperbaiki kondisi kesehatan warga, tetapi juga memperkuat jaringan kesehatan darurat di Sulawesi Tengah. “New Policy ini merupakan respons cepat yang dilakukan Baznas untuk menjangkau kebutuhan masyarakat secara langsung,” kata Idy.
Baznas menyebutkan bahwa keberadaan RSB akan terus diperluas ke berbagai wilayah yang membutuhkan. Hingga saat ini, terdapat 38 Rumah Sehat Baznas yang tersebar di berbagai provinsi, termasuk di Sulawesi Tengah. Program ini bisa berupa fasilitas tetap atau bergerak, tergantung pada kondisi daerah. Dengan New Policy ini, Baznas berharap dapat meningkatkan keberlanjutan bantuan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
