BP BUMN: Pergantian Dirut Peruri sesuai kebutuhan
Perubahan Kepemimpinan Peruri: Teguh Arief Indratmoko Gantikan Dwina Septiani Wijaya
BP BUMN – Jakarta — Keputusan Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) untuk mengganti Direktur Utama Perum Peruri, Dwina Septiani Wijaya, telah resmi diumumkan. Menurut Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, langkah ini diambil berdasarkan kebutuhan strategis perusahaan. Pengumuman tersebut disampaikan setelah Dony menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Rabu.
Proses Penggantian yang Berdasarkan Kebutuhan
Dony Oskaria menjelaskan bahwa pergantian posisi direktur utama ini bukanlah keputusan yang diambil secara sembarangan. Sebaliknya, proses ini melalui pertimbangan matang yang mencerminkan kebutuhan internal Peruri. “Saya rasa kalau sudah diumumkan, mungkin ya (pergantian Dirut Peruri). Karena tadi saya di dalam (rapat terbatas). Tetapi keputusannya sudah ada,” ujar Dony kepada media usai pertemuan tersebut.
Pergantian kepemimpinan ini secara resmi dituangkan dalam dua surat keputusan BP BUMN. Surat Keputusan Nomor 345 Tahun 2026 mengatur tentang pemberhentian, sementara Surat Keputusan Nomor 346 Tahun 2026 mengatur pengangkatan. Kedua keputusan tersebut diterbitkan pada tanggal 15 Juli 2026 dan mencakup posisi Direktur Utama serta Ketua Dewan Pengawas Peruri.
Teguh Arief Indratmoko: Purnawirawan TNI yang Dipercaya Memimpin Peruri
Dwi Septiani Wijaya digantikan oleh Teguh Arief Indratmoko, seorang purnawirawan Tentara Nasional Indonesia. Penunjukan purnawirawan TNI AD ini menjadi perhatian karena mencerminkan karakteristik khusus Peruri sebagai lembaga yang tidak sepenuhnya beroperasi seperti perusahaan komersial biasa. Dony Oskaria menegaskan bahwa penempatan direksi di setiap badan usaha selalu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing organisasi.
“Jadi semua penempatan direksi itu tergantung dari kebutuhan kita. Peruri ini kan sebetulnya perusahaan untuk yang dijaga keamanan, security, dan lain sebagainya. Kita butuh ya, jadi ini kan bukan perusahaan sebetulnya Peruri ini lebih kepada alat pemerintah untuk mengontrol tadi kan, karena ini bukan perusahaan komersial kan, sebetulnya,” terangnya.
Karakteristik Strategis Peruri yang Berbeda
Menurut Dony, Peruri memiliki karakteristik yang berbeda dengan badan usaha komersial pada umumnya. Lembaga ini memegang fungsi strategis yang berkaitan erat dengan aspek keamanan dan pengamanan dokumen negara. Pertimbangan ini menjadi dasar dalam menentukan sosok yang dinilai tepat untuk memimpin Peruri sesuai dengan kebutuhan dan fungsi strategis perusahaan.
Sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas pencetakan uang dan dokumen penting negara, Peruri memerlukan kepemimpinan yang memahami aspek keamanan dan stabilitas. Hal ini menjelaskan mengapa purnawirawan TNI dipilih untuk posisi tersebut. Pengalaman militer dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjadi aset berharga bagi Peruri dalam menjalankan fungsinya.
Penetapan Ketua Dewan Pengawas Baru
Selain pengangkatan Teguh Arief Indratmoko sebagai Direktur Utama, BP BUMN juga menetapkan Geerhan Lantara sebagai Ketua Dewan Pengawas. Penetapan ini melengkapi struktur kepemimpinan Peruri yang baru dan diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas-tugas strategis lembaga tersebut ke depan.
Kedua keputusan ini mencerminkan komitmen BP BUMN dalam memastikan bahwa setiap badan usaha milik negara memiliki kepemimpinan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing. Dengan demikian, Peruri dapat terus menjalankan fungsinya sebagai lembaga strategis dalam menjaga keamanan dan keutuhan dokumen negara.
