Pertamina Patra Niaga pastikan penyaluran BBM di Sumbar kembali stabil

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Sumbar Kembali Stabil

indocrowdfunding.com – Jakarta – Kondisi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sumatera Barat kini telah menunjukkan perbaikan signifikan. PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengonfirmasi bahwa proses distribusi bahan bakar telah kembali berjalan stabil. Hal ini didorong oleh membaiknya kondisi pada berbagai jalur distribusi utama yang menghubungkan terminal dengan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di seluruh provinsi.

Fahrougi Andriani Sumampouw, yang menjabat sebagai Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, menyampaikan pernyataan resmi di Jakarta pada hari Minggu. Ia menjelaskan bahwa berbagai langkah percepatan distribusi yang telah dilakukan mendapat dukungan dari kondisi lalu lintas yang semakin kondusif. Akibatnya, mobil tangki kini mampu menjangkau SPBU dengan waktu tempuh yang lebih optimal dibandingkan sebelumnya.

Tantangan yang Dihadapi dan Solusi yang Diterapkan

Menurut Fahrougi, Pertamina Patra Niaga terus berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan layanan penyaluran BBM kepada masyarakat, meskipun menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Beberapa tantangan utama yang dihadapi meliputi perbaikan akses di sepanjang jalur distribusi, penyempitan ruas jalan, serta material longsor yang terjadi di beberapa titik tertentu. Kondisi-kondisi tersebut menyebabkan mobil tangki memerlukan waktu tempuh lebih lama dibandingkan dengan kondisi normal.

Meskipun demikian, perusahaan terus mengoptimalkan penguatan operasional dan percepatan distribusi. Tujuannya adalah memastikan kebutuhan energi masyarakat di Sumatera Barat tetap terpenuhi secara konsisten. Fahrougi menegaskan bahwa Pertamina terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki agar kebutuhan energi masyarakat tidak terganggu.

“Kami berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat. Kini, seiring membaiknya kondisi jalur distribusi di sejumlah titik, proses penyaluran BBM juga semakin lancar,” ujarnya.

Langkah Konkret untuk Mempercepat Normalisasi

Untuk mempercepat proses normalisasi distribusi, Pertamina mengerahkan 25 unit mobil tangki tambahan melalui skema spot charter. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penyaluran ke berbagai wilayah di Sumatera Barat. Selain itu, Integrated Terminal Teluk Kabung kini beroperasi selama 24 jam penuh. Hal ini memastikan proses penerimaan, penimbunan, dan penyaluran BBM berjalan secara optimal tanpa hambatan waktu.

Upaya-upaya tersebut diperkuat melalui sinergi yang erat dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Hiswana Migas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dukungan pengawalan mobil tangki pada jalur-jalur prioritas juga menjadi bagian penting dari strategi ini. Pertamina juga terus melakukan pengaturan pola distribusi, pemantauan stok di seluruh terminal BBM dan SPBU, serta penyesuaian jadwal pengiriman agar penyaluran tetap efektif selama proses normalisasi.

Seiring membaiknya kondisi akses menuju Bungus serta jalur Sitinjau Lauik dan Lembah Anai, waktu tempuh mobil tangki menuju SPBU kini kembali mendekati kondisi normal. Kondisi tersebut berdampak langsung pada semakin stabilnya penyaluran BBM, sehingga kebutuhan energi masyarakat di berbagai wilayah Sumatera Barat dapat terus terpenuhi tanpa gangguan berarti.

Kolaborasi dan Komitmen Berkelanjutan

Fahrougi menambahkan bahwa keberhasilan menjaga keandalan distribusi merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak dalam memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak selama ini.

“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Hiswana Migas, dan seluruh pemangku kepentingan yang terus bersinergi bersama Pertamina. Kolaborasi ini menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi, sehingga pasokan BBM kepada masyarakat dapat kembali berjalan stabil,” jelasnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga akan terus memantau kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah Sumatera Barat. Perusahaan memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan distribusi energi tetap berjalan optimal. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan, sebagaimana disampaikan oleh Fahrougi.

Komitmen Pertamina terhadap keandalan pasokan energi di Sumatera Barat tidak hanya bersifat sementara, melainkan berkelanjutan. Dengan berbagai langkah strategis yang telah dan akan dilakukan, perusahaan yakin bahwa masyarakat dapat merasakan manfaat dari stabilisasi distribusi BBM dalam jangka panjang. Pemantauan terus-menerus terhadap kondisi jalan, stok BBM, dan operasional terminal menjadi kunci keberhasilan upaya ini.