Special Plan: Rute Jakarta-Guangzhou dan Shenzhen konektivitas baru Bandara Soetta

Rute Jakarta-Guangzhou dan Shenzhen, Penambahan Konektivitas Baru di Bandara Soetta

Special Plan – Tangerang, PT Angkasa Pura Indonesia, melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), kembali meningkatkan jaringan penerbangan internasional tahun ini. Sebagai bagian dari upaya menegaskan posisi Soetta sebagai pusat transportasi udara utama di Indonesia, pihaknya mengumumkan pembukaan dua rute baru yang akan dilayani oleh maskapai Spring Airlines dari Tiongkok. Rute ini berupa penerbangan Guangzhou (CAN)-Jakarta (CGK) dan Shenzhen (SZX)-Jakarta (CGK), yang dijadwalkan beroperasi pada 16 dan 17 Juni 2026, masing-masing dengan frekuensi tiga dan dua kali seminggu.

Strategi Konektivitas untuk Penguatan Ekonomi Nasional

Pembukaan dua rute ini dianggap sebagai langkah penting dalam memperluas aksesibilitas antara Indonesia dan Tiongkok. Hal tersebut juga diharapkan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, serta investasi bilateral, sekaligus meningkatkan mobilitas masyarakat di antara kedua negara. General Manager Bandara Soetta, Heru Karyadi, menjelaskan bahwa kehadiran Spring Airlines menunjukkan peningkatan kepercayaan maskapai internasional terhadap potensi pasar di Soetta. “Dengan layanan ini, kita bisa merasakan kekuatan ekonomi regional yang semakin berkembang,” tambahnya.

“Pembukaan dua rute baru ini menjadi langkah strategis dalam memperluas konektivitas udara antara Indonesia dan Tiongkok, sekaligus membuka peluang baru bagi pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, hingga mobilitas masyarakat kedua negara,” kata Heru Karyadi, Rabu, di Tangerang.

Kerja sama dengan maskapai Tiongkok ini juga diharapkan mendorong keberlanjutan kemitraan industri penerbangan. Heru menekankan bahwa penambahan rute tersebut semakin memperkuat peran Soetta sebagai hub internasional yang mampu menampung berbagai destinasi. “Ini membuka peluang baru dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pariwisata, serta hubungan bisnis antara Indonesia dan Tiongkok,” lanjutnya.

Capaian Konektivitas yang Terus Meningkat

Menurut Heru, Bandara Soetta telah menunjukkan kemampuannya dalam melayani ribuan penumpang sepanjang tahun 2026. Saat ini, fasilitas ini sedang menjalani layanan dari 69 maskapai reguler dan irreguler, dengan rute menuju 123 destinasi internasional dan 70 destinasi domestik. Penambahan rute baru yang dilakukan Spring Airlines adalah bagian dari upaya untuk memperkaya pilihan destinasi penerbangan di bandara tersebut.

Sebelumnya, Soetta juga telah berkolaborasi dengan maskapai Korea Selatan, T’way Air, dalam memperluas jaringan internasional. Rute Seoul (ICN)-Jakarta (CGK) mulai beroperasi sejak 29 April 2026, dengan frekuensi lima kali seminggu. Peningkatan layanan ini mencerminkan minat maskapai global untuk mengembangkan konektivitas menuju Indonesia, khususnya melalui Bandara Soetta.

“Kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai maskapai dan pemangku kepentingan dalam menghadirkan konektivitas yang semakin luas, efisien, dan berdaya saing guna mendukung pertumbuhan industri aviasi nasional,” ujarnya.

Heru menambahkan bahwa Bandara Soetta berperan aktif dalam menghubungkan Indonesia dengan berbagai negara, termasuk melalui jaringan penerbangan internasional yang terus diperluas. Ia menyoroti bahwa kehadiran maskapai baru seperti Spring Airlines dan T’way Air menunjukkan keseriusan dunia penerbangan dalam mengakui potensi Soetta sebagai pusat utama. “Kami berharap Soetta tetap menjadi penghubung utama Indonesia dengan negara-negara lain, serta memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” imbuh Heru.

Peran Bandara Soetta dalam Membangun Ekosistem Penerbangan

Posisi Bandara Soetta sebagai hub internasional terbesar di Indonesia menjadi faktor utama dalam menarik maskapai asing. Dengan memperluas jaringan ke Tiongkok dan Korea Selatan, Soetta semakin memperkuat daya saingnya di benua Asia. Rute Guangzhou dan Shenzhen, misalnya, diharapkan meningkatkan akses bisnis dan pariwisata, terutama mengingat Tiongkok sebagai pasar utama yang semakin berkembang.

Heru menyebutkan bahwa pembukaan rute baru ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga kualitas dan kapasitas Bandara Soetta. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kesinambungan layanan penerbangan di tengah dinamika global yang terus berubah. “Kami percaya bahwa pengembangan jaringan internasional dapat mendorong ekosistem penerbangan yang lebih kuat dan berkelanjutan,” kata Heru.

Harapan untuk Pengembangan Berkelanjutan

Menurut Heru, peningkatan konektivitas di Soetta tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga memperkuat jaringan perdagangan dan kerja sama ekonomi. Ia menekankan bahwa maskapai seperti Spring Airlines dan T’way Air memiliki peran penting dalam menjangkau pasar internasional, sekaligus memberikan peluang kerja bagi masyarakat lokal. “Melalui kerja sama ini, kita bisa mengembangkan infrastruktur penerbangan sekaligus meningkatkan keberdayaan ekonomi daerah sekitar,” paparnya.

Dengan memperluas pilihan destinasi, Bandara Soetta juga memberikan kontribusi pada perjalanan wisatawan dan pengusaha. Keberadaan rute ke Tiongkok, khususnya, dinilai penting karena kawasan tersebut menjadi salah satu pusat ekonomi global. Heru berharap, layanan baru ini bisa mengakselerasi pertumbuhan industri aviasi, termasuk melalui peningkatan jumlah penerbangan dan kualitas layanan yang ditawarkan.

Sebagai penutup, Heru menegaskan bahwa PT Angkasa Pura Indonesia akan terus berupaya menjaga kualitas dan keberlanjutan Bandara Soetta. “Kita harus terus beradaptasi dengan tuntutan pasar, sekaligus memberikan kepuasan maksimal kepada penumpang dan mitra,” tutupnya. Dengan demikian, Soetta tetap menjadi mitra penting dalam menghadirkan koneksi internasional yang strategis dan mendukung pembangunan nasional.