Latest Program: Pemprov Kalsel siapkan lahan untuk gedung layanan jantung terpadu

Latest Program: Pemprov Kalsel Siapkan Lahan untuk Gedung Layanan Jantung Terpadu

Latest Program – Dalam upayanya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah meluncurkan program terbaru yang menargetkan pengembangan fasilitas kesehatan modern. Salah satu bagian penting dari Latest Program ini adalah persiapan lahan seluas satu hektare di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin untuk membangun Gedung Layanan Kedokteran Nuklir dan Gedung Pusat Layanan Jantung Terpadu. Tujuan utama dari Latest Program adalah memperkuat kapasitas rujukan kesehatan sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat pada layanan di luar daerah.

Pembangunan untuk Meningkatkan Akses Kesehatan

Gubernur Kalsel, Muhidin, secara resmi melakukan kunjungan ke lokasi lahan yang telah disiapkan pada Jumat lalu. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa pembangunan dua gedung ini menjadi bagian dari Latest Program yang bertujuan menyelesaikan kebutuhan masyarakat akan diagnosa penyakit yang lebih akurat dan penanganan medis terpadu. “Dengan adanya fasilitas ini, warga Kalimantan Selatan tidak perlu menguras tenaga dan biaya untuk berobat ke luar daerah,” kata Muhidin, yang juga menekankan pentingnya integrasi layanan medis untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan.

Peran Teknologi dalam Membangun Infrastruktur Kesehatan

Salah satu aspek penting dari Latest Program adalah penerapan teknologi kedokteran nuklir yang dapat mendukung diagnosis penyakit secara lebih rinci. Teknologi ini akan memperkuat kemampuan RSUD Banjarmasin dalam memberikan layanan medis berstandar tinggi. Selain itu, pembangunan Gedung Pusat Layanan Jantung Terpadu juga akan mempercepat proses penanganan penyakit jantung, mengurangi risiko penundaan pengobatan, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas rujukan di provinsi ini.

Direktur RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh, dr. Tabiun Huda, menambahkan bahwa Latest Program ini akan menjadi langkah strategis dalam merespons kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat. “Pemprov Kalsel menyadari bahwa akses ke layanan medis berkualitas adalah prioritas dalam rangka membangun daerah yang lebih sehat,” ujarnya. Pembiayaan dan perencanaan pembangunan akan dilakukan secara bertahap, dengan target mulai beroperasi pada akhir 2028.

“Kami berharap Latest Program ini dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat, terutama dalam mengurangi beban biaya kesehatan dan meningkatkan kenyamanan pengobatan,” tutur Tabiun.

Persiapan Sumber Daya dan Fasilitas Pendukung

Menurut Tabiun, selain lahan dan fasilitas fisik, persiapan sumber daya manusia dan peralatan medis juga menjadi prioritas dalam Latest Program. Rumah sakit telah menyiapkan tim medis yang kompeten dan berpengalaman di bidang kedokteran nuklir serta jantung. “Dengan Latest Program, kami ingin memastikan layanan yang diberikan tidak hanya lengkap, tetapi juga ramah dan efisien bagi semua kalangan,” lanjutnya. Peralatan seperti CT Scan dan fasilitas tempat menginap untuk pasien akan disiapkan sebelum operasional dimulai.

Kehadiran Latest Program ini diharapkan mampu mempercepat proses diagnosis dan pengobatan penyakit kompleks, terutama di daerah terpencil. “Dengan fasilitas terpadu, kualitas pelayanan di Kalimantan Selatan akan sejajar dengan pusat-pusat kesehatan di provinsi lain,” tambah Muhidin. Selain itu, Latest Program juga menjadi langkah konkret dalam mengimplementasikan visi pemerintah daerah untuk membangun sistem kesehatan yang lebih inklusif dan modern.