Warta Bumi

Karhutla hanguskan puluhan hektare lahan dan dua rumah warga di Poso

WhatsApp-Image-2026-09-20-at-15.47.10
Foto : Richard Davis - indocrowdfunding.com
Daftar Isi
  1. Kebakaran Meluas di Poso, Lahan Perkebunan dan Rumah Warga Terdampak
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Kebakaran Meluas di Poso, Lahan Perkebunan dan Rumah Warga Terdampak

Indocrowdfunding.com – Kebakaran hutan dan lahan melanda Desa Tampemadoro, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Minggu. Api yang muncul dari area perkebunan masyarakat kemudian menjalar cepat hingga memasuki kawasan permukiman, menghanguskan sedikitnya 15 hektare lahan perkebunan dan dua rumah warga.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena kobaran belum sepenuhnya berhasil dikendalikan hingga Minggu petang. Angin kencang mempercepat perambatan api dan membuat area di sekitar lokasi tetap berada dalam ancaman, terutama wilayah yang berdekatan dengan titik-titik kebakaran.

Api Muncul Sejak Pagi Hari

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah, Asbudianto, menyampaikan kebakaran diperkirakan mulai terjadi pada Minggu sekitar pukul 06.00 WITA. Pusat Pengendalian Operasi atau Pusdalops BPBD Sulawesi Tengah menerima informasi resmi mengenai kejadian tersebut pada pukul 15.10 WITA.

“Api bermula dari kebun milik masyarakat. Akibat tiupan angin yang kencang, kobaran api dengan cepat merambat hingga menjangkau kawasan pemukiman warga,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng Asbudianto.

Pergerakan api yang cepat menunjukkan besarnya pengaruh kondisi cuaca terhadap penanganan kebakaran lahan. Saat angin bertiup kuat, bara maupun api dapat menjangkau vegetasi di sekitarnya dalam waktu singkat. Kondisi itu juga menyulitkan upaya membatasi kebakaran agar tidak merambat ke kebun lain ataupun rumah penduduk.

Dua rumah warga dilaporkan terbakar dalam kejadian ini. Hingga pembaruan informasi pada Minggu petang, tidak ada korban jiwa yang tercatat. Namun, jumlah warga yang harus mengungsi karena tempat tinggal mereka terdampak masih didata oleh petugas di lapangan.

Tim Gabungan Dikerahkan ke Lokasi

Penanganan kebakaran melibatkan Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Poso, Dinas Pemadam Kebakaran, personel TNI dan Polri, serta warga setempat. Mereka bekerja di titik-titik api untuk mencegah perluasan kebakaran dan melindungi permukiman yang berada di sekitar area terdampak.

“Saat ini tim gabungan masih berjibaku di lapangan untuk melakukan penanganan dan pemadaman di lokasi titik api. Kami juga terus berkoordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Poso untuk asesmen penanganan dampak,” katanya.

Koordinasi di lapangan penting dilakukan karena kebakaran tidak hanya menimbulkan kerusakan pada lahan perkebunan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas warga, akses menuju lokasi, dan keamanan lingkungan sekitar. Pendataan dampak diperlukan untuk mengetahui kebutuhan warga terdampak, kondisi rumah yang terbakar, serta langkah lanjutan setelah api dapat dikendalikan.

Petugas juga mengidentifikasi kebutuhan peralatan yang mendesak untuk mempercepat pemadaman. Sarana yang diperlukan meliputi mobil tangki air, mesin pemadam portabel, selang pemadam, tandon penampungan air, dan tambahan pasokan air. Ketersediaan perlengkapan tersebut dibutuhkan agar penyemprotan dapat menjangkau titik api yang sulit diakses dan mempercepat proses lokalisasi kebakaran.

Warga Diminta Tetap Waspada

Pusdalops BPBD Sulawesi Tengah bersama BPBD Poso terus memantau perkembangan situasi di Desa Tampemadoro. Masyarakat di sekitar kawasan terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap kemungkinan api kembali meluas akibat hembusan angin.

Bagi warga yang tinggal dekat lahan terbuka atau perkebunan, kewaspadaan menjadi penting ketika kebakaran masih berlangsung. Perhatian terhadap arah angin, perubahan kondisi api, dan keselamatan keluarga perlu diutamakan. Informasi dari petugas di lapangan juga menjadi rujukan penting bagi warga untuk menghindari area berbahaya dan memudahkan proses penanganan.

Kebakaran di Poso menambah rangkaian kejadian karhutla di Sulawesi Tengah pada musim kemarau. Data Pusdalops BPBD Sulawesi Tengah mencatat 120 kejadian kebakaran hutan dan lahan sepanjang Agustus. Hingga pertengahan September 2026, jumlah kejadian karhutla di provinsi tersebut telah mencapai 196 kasus.

Total area yang terdampak dari seluruh kejadian itu tercatat mencapai 1.552 hektare. Angka tersebut menggambarkan besarnya risiko kebakaran lahan pada periode kering, terutama ketika kondisi angin mendukung penyebaran api. Dampaknya tidak berhenti pada hilangnya vegetasi dan lahan produktif, tetapi juga dapat mengancam permukiman serta memaksa warga meninggalkan rumah mereka untuk sementara waktu.

Penanganan Berlanjut Sambil Memetakan Dampak

Fokus utama penanganan di Poso adalah memadamkan api yang masih aktif dan mencegah kebakaran menjangkau wilayah lebih luas. Pada saat yang sama, asesmen dilakukan untuk memetakan kerusakan lahan, kondisi bangunan warga, serta kebutuhan penunjang bagi operasi pemadaman.

Situasi di Desa Tampemadoro memperlihatkan pentingnya kesiapan sumber air dan peralatan pemadam ketika kebakaran terjadi di dekat kawasan hunian. Armada air, mesin portabel, selang, dan tandon bukan sekadar perlengkapan teknis, melainkan bagian penting dari upaya melindungi warga dan membatasi kerugian akibat api.

Selama kebakaran belum sepenuhnya dipadamkan, pemantauan tetap dilakukan oleh BPBD Sulawesi Tengah dan BPBD Kabupaten Poso. Upaya petugas gabungan diharapkan dapat segera mengendalikan seluruh titik api, sementara pendataan warga terdampak akan menentukan kebutuhan penanganan berikutnya.

Frequently Asked Questions

What is Karhutla hanguskan puluhan hektare lahan dan dua?

Karhutla hanguskan puluhan hektare lahan dan dua is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Karhutla hanguskan puluhan hektare lahan dan dua matter?

Karhutla hanguskan puluhan hektare lahan dan dua matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Richard Davis - indocrowdfunding.com

Richard Davis - indocrowdfunding.com

Richard Davis adalah pakar komunikasi publik dengan fokus pada transparansi dan trust building dalam kampanye donasi. Ia sering membantu organisasi dalam membangun kredibilitas melalui komunikasi yang jujur dan terbuka. Tulisan Richard membantu pembaca memahami pentingnya kepercayaan dalam crowdfunding.