New Policy: Gubernur Banten ajak petani suarakan keberhasilan program pertanian
Gubernur Banten Ajak Petani Suarakan Keberhasilan Program Pertanian
New Policy – Di tengah momentum pembangunan sektor pertanian yang semakin dinamis, Gubernur Banten Andra Soni mengajak para petani untuk berani menyuarakan dampak positif dari berbagai program pemerintah yang telah memberikan manfaat signifikan. Pernyataan ini disampaikannya pada Senin (15/6), saat memberikan sambutan dalam acara pelepasan kontingen Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XVII Tahun 2026, yang berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang. Acara tersebut menjadi platform penting untuk membangun komunikasi antara petani dengan pihak pemerintah serta para pembina sektor pertanian.
PENAS KTNA sebagai Wadah Kolaborasi
Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XVII Tahun 2026, yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah, bukan hanya sekadar ajang pameran. Acara ini dirancang untuk menjadi wadah dialog antara para petani, nelayan, serta pemangku kepentingan lainnya dalam memperkuat sinergi dan komitmen terhadap pengembangan sektor pertanian. Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menekankan pentingnya partisipasi aktif petani dalam menyebarluaskan keberhasilan program-program yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.
“Pertanian adalah tulang punggung perekonomian masyarakat pedesaan. Dengan adanya program-program yang sudah kita jalankan, para petani harus merasa percaya diri untuk membagikan pengalaman dan manfaat yang mereka rasakan,” kata Andra Soni.
Menurut gubernur, sektor pertanian Banten telah mengalami kemajuan yang patut dicatat. Banyak inisiatif seperti pengembangan teknologi pertanian, akses pemasaran yang lebih luas, dan penyediaan subsidi untuk alat pertanian menjadi faktor kunci dalam meningkatkan produksi dan kesejahteraan para petani. Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak hanya dirasakan oleh petani, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas pangan dan pendorong ekonomi daerah.
Program Unggulan yang Berdampak Nyata
Salah satu program yang disebutkan Gubernur Andra Soni adalah pengembangan kebun raya dan pengelolaan lahan pertanian secara modern. Program ini, yang dicanangkan sejak beberapa tahun lalu, berhasil meningkatkan produktivitas tanaman pangan hingga 25 persen di beberapa wilayah. Selain itu, pemerintah provinsi juga fokus pada pelatihan penggunaan teknik pertanian berbasis digital, seperti penggunaan aplikasi monitoring tanah dan sistem irigasi yang lebih efisien.
Menurut data yang disampaikan, kebijakan-kebijakan tersebut telah mendorong pertumbuhan sektor pertanian Banten seiring peningkatan jumlah pengguna teknologi pertanian dari 1.200 petani pada 2021 menjadi lebih dari 5.000 petani pada tahun ini. Angka ini menunjukkan adanya respons positif dari masyarakat terhadap upaya pemerintah untuk memberdayakan petani melalui pendekatan inovatif.
Keberhasilan yang Perlu Dikenalkan ke Publik
Andra Soni menegaskan bahwa keberhasilan program-program tersebut harus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat luas, agar lebih banyak pihak termotivasi untuk berkontribusi dalam pembangunan pertanian. “Kita tidak hanya berharap petani bisa menikmati manfaat, tetapi juga mampu menjadi pengamat dan penyebar informasi tentang program yang kita lakukan,” ujarnya. Hal ini diperlukan untuk menjaga transparansi dan memastikan keberlanjutan kebijakan pertanian di masa depan.
Dalam sambutan tersebut, gubernur juga menyebutkan beberapa inisiatif yang masih dalam proses evaluasi, seperti pengembangan sistem distribusi hasil pertanian secara lebih cepat dan pengurangan biaya produksi melalui bantuan modal usaha. Ia berharap, melalui PENAS KTNA, para petani dapat menjadi bagian aktif dari kebijakan tersebut, sehingga program pemerintah bisa lebih sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.
Partisipasi Petani sebagai Kunci Sukses
PENAS KTNA XVII Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk menguatkan hubungan antara pemerintah dan petani. Acara ini menghadirkan berbagai demonstrasi teknologi pertanian, seperti penggunaan drone dalam pemetaan lahan dan penyuluhan tentang pengelolaan air secara hemat. Gubernur menekankan bahwa petani harus menjadi bagian dari proses ini, baik sebagai peserta maupun sebagai penyebar keberhasilan program.
Menurut Andra Soni, keberhasilan program pertanian tidak bisa terlepas dari partisipasi aktif para petani. “Mereka adalah pelaku utama yang mampu merasakan dampak langsung dari kebijakan ini. Jadi, kita harus mendengarkan suara mereka dan mengakui kontribusi mereka,” tuturnya. Ia juga mengajak para petani untuk berbagi pengalaman mereka melalui berbagai media, termasuk media sosial, agar lebih banyak masyarakat memahami pentingnya sektor pertanian.
Sebagai contoh, program peningkatan produksi cabai dan tomat telah memberikan manfaat nyata bagi petani. Dengan bantuan pemerintah, para petani berhasil memperluas areal tanam dan meningkatkan kualitas hasil panen. Gubernur menyebutkan bahwa keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga meningkatkan daya saing produk pertanian Banten di pasar nasional. “Ini adalah bukti bahwa dengan kolaborasi yang baik, kita bisa menciptakan perubahan yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Komitmen untuk Masa Depan Pertanian
Pada kesempatan ini, Gubernur Andra Soni juga mengingatkan para petani untuk tetap bersemangat dan kreatif dalam menghadapi tantangan pertanian di masa depan. Ia menyebutkan bahwa kenaikan harga bahan bakar dan perubahan iklim menjadi tantangan yang harus diatasi bersama. Namun, dengan pendekatan adaptif dan inovatif, sektor pertanian Banten diharapkan bisa tetap stabil dan berkembang.
“Saya yakin, dengan semangat yang sama, kita bisa mencapai target pertanian yang lebih baik. Mari kita bergandengan tangan untuk membangun pertanian yang maju dan berkelanjutan,” pungkas Gubernur. Dalam acara tersebut, para peserta juga diberikan pelatihan tentang manajemen risiko pertanian dan cara memanfaatkan bantuan teknis yang disediakan pemerintah.
Acara PENAS KTNA XVII Tahun 2026 dihadiri oleh ribuan peserta, termasuk petani, nelayan, pengusaha pertanian, serta tokoh-tokoh desa. Peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, serta mengeksplorasi berbagai inovasi terkini. Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, Gubernur Andra Soni berharap, pertanian Banten bisa menjadi contoh keberhasilan daerah lain di Indonesia.
Sebagai pembina, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada para petani yang telah aktif dalam memperkenalkan inovasi-inovasi pertanian. “Mereka adalah bagian dari keberhasilan ini. Tanpa partisipasi mereka, program-program yang kita luncurkan tidak akan berjalan maksimal,” tuturnya. Dengan menekankan peran petani sebagai bagian penting dari pembangunan, acara ini diharapkan bisa memperkuat kepercayaan dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.
